Menu


Deprecated: Non-static method JApplicationSite::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/alatane1/public_html/ruangsehat/templates/ruang_sehat/lib/framework/helper.layout.php on line 118

Deprecated: Non-static method JApplicationCms::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/alatane1/public_html/ruangsehat/libraries/cms/application/site.php on line 279

Amankah Minum Susu Mentah?

(RuangSehat) Minum susu merupakan salah satu cara untuk menjaga kesehatan kita. Mungkin segenap anak negeri ini sudah hafal dengan semboyan empat sehat lima sempurna, yang menempatkan susu sebagai penyempurna menu makan kita setiap hari. 

Memang, susu telah lama dikenal sebagai minuman super sehat. Tingginya kandungan vitamin serta beragamnya nutrisi yang ditemukan di dalamnya mampu meningkatkan kesehatan tubuh kita secara keseluruhan. 

Hal inilah yang kemudian membuat orang berpikir untuk mengonsumsi susu secara langsung dari sumbernya. Kita sudah sering mendengar cerita tentang susu kuda liar dari tanah Mataram. Ada juga susu domba dari tanah Sunda. Mengapa begitu banyak orang berkir untuk langsung mengkonsumsi susu mentah atau langsung tanpa pengolahan? Mungkin alasan mereka adalah jika susu melalui proses pemasakan maka akan merampas sebagian besar kandungan nutrisi yang ada di dalam susu tersebut.

Pertanyaannya, amankah minum susu mentah?

Nah, menurut sebuah penelitian baru-baru ini terungkap bahwa walaupun tak tampak secara kasat mata susu mengandung bakteri E.coli yang berbahaya. Karena itu diperlukan proses pemasakan atau pasteurisasi untuk membunuh bakteri serta kuman di dalam susu. Selain itu pasteurisasi juga bermanfaat untuk membunuh enzim tertentu sehingga mereka yang intoleran terhadap susu bisa meminumnya. 

"Anda tidak mungkin bisa mengetahui kualitas pakan dari susu. Bisa jadi rumput yang mereka (hewan yang memproduksi susu) konsumsi mengandung bakteri tertentu sehingga bisa mempengaruhi kualitas susu. Sementara proses pasteurisasi mampu meminimalkan efek buruk ini," tulis penelitian ini.

 

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top