Menu


Deprecated: Non-static method JApplicationSite::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/alatane1/public_html/ruangsehat/templates/ruang_sehat/lib/framework/helper.layout.php on line 118

Deprecated: Non-static method JApplicationCms::getMenu() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/alatane1/public_html/ruangsehat/libraries/cms/application/site.php on line 279

Keren, Tapi Bisa Membutakan

(RuangSehat) Lensa kontak (kadang hanya disebut sebagai "kontak") adalah lensa korektif, kosmetik, atau terapi yang biasanya ditempatkan di kornea mata. Lensa kontak biasanya mempunyai kegunaan yang sama dengan kacamata konvensional atau kacamata biasa, tetapi lebih ringan dan bentuknya tak nampak saat dipakai. 

Banyak lensa kontak diwarnai biru untuk membuat mereka lebih mudah terlihat saat dibersihkan, disimpan atau saat dipakai. Lensa kontak kadang-kadang secara sengaja dibuat warna lain untuk mengubah penampilan mata pemakainya.

Diperkirakan ada 125 juta orang di dunia yang menggunakan lensa kontak (2% dari jumlah manusia) termasuk 28-38 juta di Amerika Serikat dan 13 juta di Jepang.

Jika Anda seorang pengguna lensa kontak, sebaiknya berhati-hatilah dalam merawatnya. Anda yang tadinya terlihat keren bisabisa jadi buta karenanya. Karena itu jagalah selalu kebersihan lensa kontak. Sebab pemakaian lensa kontak yang sembarangan mampu menyebabkan kebutaan. 

Dalam sebuah penelitian yang dilansir dari healthmeup.co, disebutkan bahwa pemakai lensa kontak seringkali terkena penyakit bernama keratisis. Penyakit ini adalah kondisi di mana kornea mata Anda terinfeksi dengan mikroba, jamur, dan bakteri lainnya.

"Walaupun terlihat bersih dari luar, lensa kontak mampu menjadi tempat bersarangnya kuman. Untuk itulah Anda disarankan agar sering-sering mencucinya dan melepas lensa kontak setiap 4 jam dan maksimal 8 jam sekali. Hal ini untuk meminimalkan paparan bakteri yang kemudian terperangkap di bola mata Anda," jelas Dr Jennifer R. Cope, seorang ahli epidemiologi di National Center for Emerging, Zoonotic and Infectious Diseases. 

"Keratisis bisa diobati jika telah dideteksi secara dini. Jika tidak diobati, maka keratisis dapat menyebabkan peradangan dan bahkan kebutaan," ujarnya. "Tingkat kebersihan yang buruk menjadi salah satu penyebab utamanya."

 

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top