Menu

Mitos Seputar Makanan

(RuangSehat) Setiap budaya memiliki kepercayaan masing-masing mengenai makanan. Ada yang percaya makanan tertentu memiliki kekuatan untuk menyembuhkan, membawa peruntungan baik atau buruk, atau hanya sekedar tradisi yang sudah ada selama berabad-abad. 

Misalnya, memakan kimchi bagi orang Korea diyakini dapat menyembuhkan berbagai penyakit, bahkan bisa menyambungkan tulang yang patah. Tidak masuk akal memang, tapi mereka percaya itu.

Di China, mie panjang bermakna umur panjang. Jika mie dipotong sebelum disajikan kepada seseorang, berarti kita memotong massa hidup orang tersebut.  Tapi percaya atau tidak, orang China percaya dan mereka hidup dengan keyakinan itu.

Bagi orang Spanyol dan Meksiko memakan dua belas buah anggur saat tengah malam pada pergantian malam tahun baru dipercaya dapat membawa keberuntungan.

Lain lagi di Turki. Bagi orang Turki mengunyah permen karet di malam hari sama dengan mengunyah daging kematian.

Di Honduras, ada keyakinan datangnya hujan ikan. Dikatakan bahwa ikan sebenarnya turun dari langit setiap satu tahun sekali pada malam hari yang disebut “lluvia de peces” yang berarti “hujan ikan” d Yoro, Honduras.

Di Jepang, ada semacam tabu. Mereka percaya menusukkan sumpit di nasi merupakan hal terlarang. Hal itu dianggap tak menghormati nasi, karena sumpit yang ditusukkan secara vertikal pada semangkuk nasi melambangkan dupa di acara kematian.

 

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.

back to top